
Dewa United Banten meraih kemenangan dramatis setelah bangkit dari ketertinggalan 11 poin dan mengalahkan Rajawali Medan dengan skor 72-67 pada laga penyisihan Grup A IBL All Indonesian 2025, di GOR Manahan Solo, Kamis.
Rajawali tampil meyakinkan sejak awal pertandingan dengan memanfaatkan strategi pelatih Maddis Abieza yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari Dewa United.
Pola permainan lawan yang sudah dikenalnya membuat Rajawali mampu mematahkan serangan-serangan Dewa United. Keunggulan cepat mereka bahkan mencapai 20-9 dan bertahan hingga jeda antarbabak, di mana Dewa United selalu dalam posisi tertinggal selama 20 menit pertama.
Namun, perubahan strategi yang dilakukan Pelatih Dewa United Eduardo Diaz pada kuarter ketiga menjadi titik balik.
Dewa United memaksa Rajawali melakukan lima kali turnovers dalam enam menit, hingga skor imbang 43-43. Dari momentum itu, Dio Tirta Saputra dkk berhasil membalikkan keadaan menjadi 55-50 di akhir kuarter ketiga.
Dominasi semakin terasa ketika Dewa United mencetak laju 11-0 di awal kuarter keempat. Keunggulan 16 angka (66-50) memberi rasa percaya diri kepada para pemain muda mereka. Meski Rajawali mencoba bangkit di menit-menit akhir, Dewa United tetap mampu menjaga jarak dan memastikan kemenangan penting.
Patrick Nikolas dan Dio Tirta Saputra sama-sama mencetak 15 poin, sementara Erick Ibrahim Junior menyumbang 14 poin untuk Dewa United.
Dari kubu Rajawali, empat pemain mencatatkan dua digit angka, yakni Darryl Sebastian Winata (14 poin), Adrian Danny Christianto (14 poin), Ryan Mauliza (13 poin), dan David Ebenezer Frans (10 poin).
Dengan hasil ini, Dewa United selanjutnya akan berhadapan dengan Bima Perkasa Jogja, sementara Rajawali bersiap melawan Tangerang Hawks Basketball pada laga berikutnya.