BPBD DKI: 114 RT dan 15 Ruas Jalan Masih Terendam Banjir hingga Malam Ini

BPBD DKI: 114 RT dan 15 Ruas Jalan Masih Terendam Banjir hingga Malam Ini

Banjir di Jakarta (foto: Okezone/Isra)

Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta pada Jumat (23/1/2026) menyebabkan banjir di sejumlah titik. Berdasarkan data yang dimutakhirkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 20.00 WIB, tercatat sebanyak 114 RT dan 15 ruas jalan tergenang.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 114 RT dan 15 ruas jalan yang tergenang,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan.

Ia menyampaikan, bahwa BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah serta mengoordinasikan unsur Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat). Langkah tersebut dilakukan untuk penyedotan genangan, memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama lurah dan camat setempat, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi para penyintas.

“Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat,” ujarnya.

Adapun, data lengkap banjir di wilayah Jakarta diantaranya;

Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Kini Dijual Rp2.790.000 per Gram

Harga Emas Antam Turun Rp15.000, Kini Dijual Rp2.790.000 per Gram

Harga Emas Antam

 Harga emas Antam (ANTM) turun Rp15.000 ke Rp2.790.000 per gram pada hari ini, Kamis (22/1/2026).

Sejalan dengan buyback atau harga yang didapat jika pemilik emas ingin menjual emas batangan juga turun Rp15.000 ke Rp2.635.000.

Harga emas Antam tersebut berlaku di kantor Antam Pulo Gadung, Jakarta. Adapun di laman resmi tersebut untuk saat ini beberapa macam emas masih belum tersedia.

Saat ini, PPN tidak dipungut sesuai PP No.49 Tahun 2022. Nilai PPN tidak diperhitungkan dalam perhitungan grand total.

Sesuai dengan PMK Nomor 48 tahun 2023 dengan tarif 0,25 persen (sesuai ketentuan yang berlaku) dan akan diterbitkan bukti potong PPh 22 oleh PT ANTAM Tbk sebagai Penjual.

https://outsidecontrol.com

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat di Level 9.024

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat di Level 9.024

IHSG Dibuka Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik 0,16 persen ke level 9.024 pada pagi hari ini, Kamis (22/1/2025).

Untuk diketahui, pada sesi penutupan hari sebelumnya IHSG ditutup turun ke level 9.010.

Volume perdagangan tercatat di 1 miliar lembar saham dengan nilai transaksi Rp634 miliar. Adapun frekuensi yang terjadi sebanyak 57 ribu kali. Dan dari sisi market cap atau kapitalisasi pasar, mencapai Rp16,4 triliun.

Sebanyak 303 saham mengalami kenaikan dan 70 saham mengalami penurunan pada pembukaan kali ini. Kemudian 586 saham lainnya mengalami stagnan atau tidak berubah.

Dari sisi sektoral, sektor energi mengalami menguat 0,51 persen. Kemudian sektor non siklikal menguat 0,80 persen. Sektor siklikal juga naik 0,23 persen.

Sektor keuangan naik 0,22 persen. Sektor infrastruktur menguat 0,75 persen. Sektor properti naik 0,58%. Sektor bahan baku melemah 0,10 persen. Kemudian sektor transportasi naik 0,25 persen.

Kera4d

KAI Logistik Angkut 22,9 juta Ton Selama 2025, Paling Banyak Batu Bara

KAI Logistik Angkut 22,9 juta Ton Selama 2025, Paling Banyak Batu Bara

Kereta Ap Logistik

KAI Logistik mencatatkan kinerja pengelolaan barang sejumlah 22,9 juta ton di sepanjang tahun 2025.   

Capaian kinerja volume sejumlah 22,9 juta ton didominasi oleh lini batu bara dengan volume sekitar 16,9 juta ton, diikuti dengan layanan pra purna BBM/BBK sejumlah 3,1 juta ton, layanan kontainer 2,5 juta ton, semen dan limbah B3 sekitar 432 ribu ton hingga layanan kurir sebesar 65,6 ribu ton.  

1. Kinerja KAI Logistik

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, mengungkapkan ”Tahun 2025 menjadi tahun penuh dinamika dan tantangan. Walaupun capaian kinerja volume menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun 2024, namun Perseroan dapat membukukan pendapatan usaha dengan pertumbuhan 4% sebesar 1,1 trilun Rupiah.”

Yuskal melanjutkan dinamika industri khususnya industri batu bara memengaruhi capaian kinerja perusahaa . ”Walaupun Perseroan menghadapi tantangan pada layanan pengelolaan batu bara, namun Perusahaan juga menunjukkan pertumbuhan pada segmen layanan lain seperti angkutan kontainer, angkutan Limbah B3, layanan pra-purna BBM/BBK hingga angkutan ritel,” jelas Yuskal.

kera4d

KUR BRI Dorong UMKM Kabanjahe Naik Kelas, dari Usaha Es Buah Jadi Laundry Express

KUR BRI Dorong UMKM Kabanjahe Naik Kelas, dari Usaha Es Buah Jadi Laundry Express

BRI

 Peluang usaha sekecil apapun bisa membuahkan hasil bila dijalani dengan tekad dan kerja keras. Prinsip itulah yang dipegang teguh oleh Sari Handayani Daulay (39), seorang pelaku usaha wanita asal Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Perjalanan bisnis Sari dimulai pada 2015

Dia memulai usaha sederhana dengan membuat es buah dan menjualnya keliling kampung maupun menitipkannya di kedai-kedai kecil sekitar wilayah Karo. Dari usaha sederhana tersebut, Sari mulai melihat peluang lain yaitu jualan mainan anak yang saat itu belum tersedia di daerahnya.

Awalnya hanya jualan es buah, tapi saya melihat banyak anak-anak di sini yang sulit mendapatkan mainan. Akhirnya saya mulai jualan mainan eceran untuk membantu ekonomi keluarga,” ungkap Sari.

Namun, peluang baru itu tidak datang tanpa tantangan. Salah satunya adalah kewajiban memenuhi minimal pengambilan barang agar mendapatkan harga lebih murah dari distributor. Kesulitan modal sempat menghambat pertumbuhan usahanya.

Kesulitan itu perlahan teratasi ketika seorang petugas BRI datang mengunjungi rumah-rumah di lingkungannya. Dari pertemuan itulah Sari mengenal Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. 

“Jadi ada petugas BRI yang mungkin tahu saya punya usaha, lalu ditawari KUR BRI. Saya dijelaskan apa itu KUR dan persyaratannya dan dari situ saya tertarik mencoba,” imbuhnya.

https://uniquepatterns.com

Dicecar Jaksa soal Penyewaan Terminal BBM PT OTM, Eks Dirut Pertamina: Tak Ada Masalah

Dicecar Jaksa soal Penyewaan Terminal BBM PT OTM, Eks Dirut Pertamina: Tak Ada Masalah

Mantan Dirut PT Pertamina Nicke Widyawati bersaksi di sidang anak Riza Chalid

Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menggelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Selasa (20/1/2026). Sidang beragendakan pemeriksaan saksi.

Salah satu saksi yang dihadirkan pada sidang kali ini adalah Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati. Dalam sidang, Nicke mengaku tak pernah mendengar dan menerima laporan adanya permasalahan dalam penyewaan terminal BBM milik PT Orbit Terminal Merak (OTM) oleh PT Pertamina.

Awalnya, jaksa penuntut umum (JPU) mengonfirmasi Nicke mengenai perjanjian kerja sama penyewaan Terminal BBM antara PT Pertamina dengan PT OTM. PT OTM merupakan perusahaan milik terdakwa Muhamad Kerry Adrianto Riza.

“Ibu tahu pernah ada perjanjian kerja sama sewa terminal TBBM Merak antara PT OTM dengan PT Pertamina saat itu?” tanya jaksa kepada Nicke di ruang sidang Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat.

Nicke yang menjabat sebagai dirut Pertamina periode 2018-2024 menjelaskan, perjanjian itu terkait penyewaan terminal BBM. Namun, Nicke mengaku belum pernah ke lokasi terminal tersebut. Jaksa kemudian mencecar Nicke mengenai adanya laporan atau permasalahan terkait penyewaan terminal tersebut. 

“Terkait kerja sama ini, Ibu pernah atau sering mendapat laporan?” tanya jaksa.

“Tidak pernah,” jawab Nicke. 

Lebih lanjut, jaksa kembali mencecar Nicke ihwal adanya penyewaan terminal BBM tersebut dalam rencana jangka panjang perusahaan (RJPP) atau rencana kerja dan anggaran perusahaan (RKAP) PT Pertamina. 

Menjawab hal tersebut, Nicke mengatakan, yang tercantum dalam RJPP dan RKAP berkaitan dengan investasi. Sementara penyewaan, termasuk terminal BBM masuk dalam operasional. 

“Jadi secara garis besarnya di RJPP ada, cuma spesifiknya tidak menyebut PT OTM begitu ya?” tanya jaksa. 

“Tidak ada. Karena itu bukan investasinya Pertamina,” jawab Nicke. 

Jaksa pun mencecar Nicke mengenai adanya review atau kajian terkait proses kerja sama penyewaan terminal BBM tersebut. Nicke menegaskan, belum pernah ada laporan mengenai hal tersebut. 

“Ini kan proses sewa terminal TBBM (terminal BBM) Merak ini ada dalam masa jabatan Saudara Saksi ya. Apakah di masa jabatan Saksi pernah ada review*l atau kajian tentang proses kerja sama ini, Bu?” tanya jaksa. 

“Belum pernah ada laporan mengenai hal tersebut,” jawab Nicke. 

“Di tahun sebelum Ibu (menjabat), pernah mendengar ada review atau pernah ada peninjauan kembali perjanjian?” cecar jaksa. 

“Yang saya ketahui waktu itu pernah ada peninjauan kontrak karena adanya hasil audit. Bukan di masa saya. Jadi di masa saya tidak ada langkah tersebut,” kata Nicke. 

Tiga Pegawai KKP Diduga Jadi Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Tiga Pegawai KKP Diduga Jadi Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500

Tim Basarnas lakukan pencarian korban pesawat ATR (foot: Basarnas)

Tiga pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), diduga menjadi korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 dengan rute penerbangan Yogyakarta–Bali di Pegunungan Leang-Leang, Sulawesi Selatan.

Dugaan tersebut menguat setelah warga sekitar menemukan sejumlah dokumen yang kemudian dilaporkan kepada petugas gabungan. Salah satu dokumen yang ditemukan berupa fotokopi KTP atas nama Yoga, yang diduga merupakan penumpang pesawat tersebut.

“Dokumen-dokumen yang ditemukan antara lain berupa dokumen yang ada di dalam pesawat, seperti manifest atau SOP operasional pesawat. Ada juga fotokopi KTP yang diduga milik salah satu penumpang pesawat atas nama Yoga,” kata Dandim Pangkep, Letkol CZI Bhakti Yuhandika, Minggu (18/1/2026).

Tiga pegawai KKP yang diduga menjadi korban tersebut diketahui bernama Ferry Irawan, Deden Mulyana, dan Yoga Nauval. Ketiganya merupakan pegawai Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) yang bertugas sebagai tim Air Surveillance.

Pengadilan Korsel Jatuhkan Hukuman 5 Tahun Penjara kepada Mantan Presiden Yoon Suk Yeol

Pengadilan Korsel Jatuhkan Hukuman 5 Tahun Penjara kepada Mantan Presiden Yoon Suk Yeol

Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol. (Foto: X)

Pengadilan Korea Selatan menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepada mantan Presiden Yoon Suk Yeol pada Jumat (16/1/2026). Ini merupakan putusan pertama dari delapan persidangan pidana terkait kekacauan darurat militer yang memaksa Yoon mundur dari jabatannya serta tuduhan lainnya

Yoon dimakzulkan, ditangkap, dan diberhentikan sebagai presiden setelah pemberlakuan darurat militer yang singkat pada Desember 2024 memicu protes publik besar-besaran yang menyerukan penggulingannya.

Tuduhan pidana paling signifikan terhadapnya menyatakan bahwa penegakan darurat militer yang dilakukannya sama dengan pemberontakan, dan penasihat independen telah meminta hukuman mati dalam kasus yang akan diputuskan bulan depan.

Dalam kasus hari Jumat, Pengadilan Distrik Pusat Seoul menjatuhkan hukuman kepada Yoon karena menentang upaya penahanannya, memalsukan proklamasi darurat militer, dan menghindari rapat kabinet penuh yang diwajibkan secara hukum.

Dalil CMNP Kandas! Ahli Perbankan: Surat Berharga yang Terbit Usai Ada Pembayaran Bukan Tukar Menukar

Dalil CMNP Kandas! Ahli Perbankan: Surat Berharga yang Terbit Usai Ada Pembayaran Bukan Tukar Menukar

Ahli Hukum Perbankan Yunus Husein (Foto: Dok)

 Ahli Hukum Perbankan Yunus Husein menegaskan surat berharga Bank hanya akan diterbitkan jika sudah ada transaksi, yaitu uang masuk kepada pihak penerbit. 

Hal itu disampaikan Yunus saat menjadi saksi ahli PT MNC Asia Holding –yang dulu bernama PT Bhakti Investama– dalam sidang gugatan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (kode saham: CMNP) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (14/1/2026).

Sidang tersebut terkait transaksi _Negotiable Certificate of Deposit (NCD)_ atau surat berharga yang diterbitkan oleh PT Bank Unibank Tbk (BBKU) untuk kepentingan CMNP dengan difasilitasi oleh MNC Asia Holding sebagai arranger/ broker pada tahun 1999, dimana NCD tersebut disebut oleh CMNP tukar menukar, bukan jual beli sebagaimana dokumen yang dimiliki MNC Asia Holding. 

Awalnya, kuasa hukum MNC Asia Holding Hotman Paris Hutapea mengulik soal proses terbitnya surat berharga. Ia ingin memastikan apakah penerbitan surat berharga bisa melalui tukar menukar atau jual beli saja. 

“Pada umumnya di pasar uang, pasar modal, atau di perbankan, pada penerbitan pertama kali itu ada uang yang masuk, baru diterbitkanlah surat berharga itu,” kata Yunus. 

Viral Pamer Kemaluan di Taman Literasi Blok M, WNA Ngaku Gerah

Viral Pamer Kemaluan di Taman Literasi Blok M, WNA Ngaku Gerah

Viral Pamer Kemaluan di Taman Literasi Blok M, WNA Ngaku Gerah (tangkapan layar)

 Viral di media sosial (medsos) seorang warga negara asing (WNA) diduga melakukan aksi eksibisionisme di Taman Literasi, Blok M, Jakarta Selatan.

1. Pamer Kemaluan

Dalam video yang beredar, tampak seorang petugas keamanan menghampiri WNA tersebut. WNA itu terdengar berbicara menggunakan bahasa asing saat ditegur petugas keamanan. 

Dalam video itu, perekam menuturkan aksi serupa bukan kali pertama terjadi.

“Ini udah dua kali. Soalnya orang kayak gitu bahaya Pak, dia manggil-manggil tadi, ssttt sssttt gitu, terus ngeluarin burungnya,” ujar perekam video, dikutip pada Senin (12/1/2026).

Dalam rekaman itu, WNA tersebut tampak berusaha menjelaskan dengan memperagakan posisi celananya. Ia juga sempat melontarkan kalimat singkat.

“She’s crazy, stupid,” ujar WNA tersebut.