Tak Hanya di MUI, Ma’ruf Amin Juga Mundur sebagai Dewan Syuro PKB

Tak Hanya di MUI, Ma'ruf Amin Juga Mundur sebagai Dewan Syuro PKB

Tak Hanya di MUI, Ma’ruf Amin Juga Mundur sebagai Dewan Syuro PKB (Ist)

Tak hanya mengajukan pengunduran diri sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin juga mengundurkan diri sebagai Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

1. Mundur dari PKB

Kabar tersebut dibenarkan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar. Pria yang akrab disapa Cak Imin itu menyebut, pengunduran diri sudah dilayangkan sejak lama.

“Sudah lama. Benar beliau menyampaikan kepada Ketua Umum PKB akan uzlah: tidak lagi berkegiatan struktural baik di PKB maupun MUI,” kata Cak Imin kepada wartawan, Selasa (23/12/2025).

Kendati demikian, Cak Imin mengklaim jika KH Ma’ruf Amin akan tetap membantu partai, meski sudah tidak ada di dalam struktural.

Saat disinggung ihwal pengganti Ma’ruf Amin di kursi Dewan Syuro PKB, Cak Imin menyerahkan sepenuhnya kepada para Kyai yang berada di partainya untuk membahas.

“Nanti diserahkan ke para kiai aja,” ujarnya.

Kronologi Pemotor Tewas Gara-Gara Diserempet Mobil Boks di Ciledug

Kronologi Pemotor Tewas Gara-Gara Diserempet Mobil Boks di Ciledug

Kronologi Pemotor Tewas Gara-Gara Diserempet Mobil Boks di Ciledug (Ilustrasi/Okezone)

Seorang pria berinisial MR (26) tewas usai motor yang ditumpanginya diserempet sebuah mobil boks. Kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Jalan Ciledug Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu (21/12/2025) pagi. 

1. Kronologi Kecelakaan

Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam menyebutkan, insiden itu berawal ketika pengemudi mobil boks berinisial MEP (19) terlibat cekcok dengan pengemudi motor, DP (22) dan MR saat melaju dari arah Senayan menuju Ciledug.

Bermula dari pengendara mobil boks dan sepeda motor sudah terjadi cekcok dari depan Lemigas,” kata Seala kepada wartawan, Minggu.

Merasa kesal, MEP kemudian menyerempet sepeda motor yang dikemudikan DP. Bahkan, MEP disebut membanting setir ke kiri sehingga menyebabkan sepeda motor terjatuh. 

“Membanting stir ke kiri dan mengenai pengendara sepeda motor dan menabrak tiang listrik,” ujarnya.

Ladangtoto daftar

Nataru Diprediksi Padat, Polisi Siagakan Pengamanan Ketat di Pelabuhan Tanjung Priok

Nataru Diprediksi Padat, Polisi Siagakan Pengamanan Ketat di Pelabuhan Tanjung Priok

Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya 2025

 Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Jaya 2025, sebagai bentuk kesiapan pengamanan dan pelayanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Martuasah H. Tobing menyebutkan apel tersebut diikuti oleh personel gabungan TNI, Polri, serta stakeholder terkait. Ia menegaskan, apel gelar pasukan ini merupakan pengecekan akhir kesiapan personel dan sarana prasarana dalam rangka pengamanan Nataru.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, sehingga dibutuhkan kesiapsiagaan serta sinergi seluruh pihak.

“Polri bersama stakeholder melaksanakan Operasi Lilin 2025 selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026, dengan melibatkan 146.701 personel gabungan, serta didukung ribuan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu,” kata Martuasah kepada awak media, Jumat (19/12/2025).

Ia menambahkan, pengamanan akan difokuskan pada pemetaan potensi gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas, rekayasa lalu lintas, pengamanan tempat ibadah, objek vital, kawasan wisata, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dan cuaca ekstrem. Optimalisasi layanan darurat Polisi 110 dan komunikasi publik juga menjadi perhatian utama.

KPK Periksa Intensif Oknum Jaksa Banten yang Terjaring OTT

KPK Periksa Intensif Oknum Jaksa Banten yang Terjaring OTT

KPK

Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa secara intensif lima orang yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Banten. Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Adapun salah satu pihak yang terjaring OTT di daerah Banten dikabarkan merupakan oknum jaksa fungsional di daerah Banten berinisial RZ. Oknum jaksa dan empat orang lainnya ditangkap pada Rabu, 17 Desember 2025, sore.

Benar, ada kegiatan penyelidikan tertutup. Sampai dengan semalam, tim mengamankan sejumlah lima orang di wilayah Banten,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo melalui pesan singkat, Kamis (18/12/2025).

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif kepada para pihak,” sambungnya.

Budi masih enggan menjelaskan lebih detail siapa saja pihak-pihak yang terjaring dalam operasi senyap KPK, demikian pula terkait kasusnya. KPK mempunyai waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum pihak yang terjaring OTT di Banten.

“Siapa saja yang diamankan, terkait apa, kami akan sampaikan pada kesempatan berikutnya. Kita sama-sama tunggu prosesnya,” pungkas Budi.

Tangani Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Pakai Terpal hingga Semprot Penghilang Bau

Tangani Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Pakai Terpal hingga Semprot Penghilang Bau

Pemkot Tangsel Semprot Penghilang Bau di Tumpukan Sampah (foto: dok instagram Humas Kota Tangsel)

Tumpukan sampah yang muncul di bawah Flyover Ciputat dan sekitar Puskesmas Serpong mendapat penanganan cepat dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui langkah penutupan terpal dan penyemprotan pengendali bau.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel, Bani Khosyatullah mengatakan, upaya tersebut merupakan penanganan sementara sambil memastikan proses pengangkutan dan pengelolaan sampah berjalan optimal.

“Penutupan dengan terpal dan penyemprotan kami lakukan agar dampak bau dapat diminimalkan, khususnya bagi warga di sekitar lokasi. Ini bagian dari langkah cepat agar kondisi tetap terkendali dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Bani dikutip dari akun instagram @humaskotatangsel, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, penyemprotan dilakukan menggunakan cairan ramah lingkungan yang berfungsi menekan aroma tidak sedap sekaligus menjaga kebersihan area sekitar. Selain itu, petugas lapangan disiagakan untuk memantau kondisi tumpukan sampah secara berkala.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Karena itu, penguatan teknis terus kami lakukan, mulai dari pengangkutan, pengendalian bau, hingga penataan lokasi agar lebih tertib dan aman,” jelasnya.

Penangkapan Dewi Astutik Diapresiasi, Polri Diminta Bongkar Jaringan Narkoba Segitiga Emas

Penangkapan Dewi Astutik Diapresiasi, Polri Diminta Bongkar Jaringan Narkoba Segitiga Emas

Polri Diminta Bongkar Jaringan Narkoba Segitiga Emas

Badan Narkotika Nasional (BNN) masih mendalami jaringan gembong narkoba Dewi Astutik alias Paryatin (PA) yang ditangkap di Kamboja. Ratu narkoba jaringan internasional ini ditangkap di Sihanoukville, Kamboja oleh BNN dan BAIS TNI.

Dewi Astutik alias Mami merupakan pelaku penyelundupan dua ton narkotika jenis sabu jaringan golden triangle alias segitiga emas senilai Rp5 triliun. Dia juga terlibat bersama gembong narkoba Fredy Pratama.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al-washliyah (PP GPA) Aminullah Siagian mengatakan, dukungan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit dalam pemberantasan narkotika harus menjadi sinyal jelas.

‘’Aparat jangan ragu menindak seluruh jaringan di balik Dewi Astutik, termasuk aktor di dalam negeri yang selama ini tersembunyi,” ujar Aminullah di Jakarta, Sabtu (13/11/2025).

“Dewi Astutik tak mungkin bisa memasukkan narkoba dengan nilai jumbo tanpa dukungan pihak lain di dalam negeri yang menjadi aktor intelektual. Aparat harus mengungkapnya,’’ lanjutnya.

Lebih lanjut, Aminullah menyampaikan pengungkapan aktor intelektual di balik jaringan narkoba adalah kunci untuk memutus rantai kriminal yang membahayakan generasi muda.

Kasus ini kata dia,  bukan sekadar penangkapan individu, tapi cerminan sistem yang memungkinkan narkoba masuk.

Kadobet Daftar

Kasus Mobil MBG Tabrak Siswa Naik ke Penyidikan, Polisi Siap Umumkan Tersangka

Kasus Mobil MBG Tabrak Siswa Naik ke Penyidikan, Polisi Siap Umumkan Tersangka

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Erick Frendriz

Polisi resmi menaikkan kasus insiden mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak siswa SDN 01 Kalibaru Pagi ke tahap penyidikan. Kenaikan status perkara dilakukan setelah rangkaian pemeriksaan sepanjang hari.

“Penyidik telah melakukan beberapa rangkaian pemeriksaan dan status sudah naik ke penyidikan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz kepada wartawan, Kamis 11 Desember 2025.

Erick menjelaskan, sejauh ini polisi telah memeriksa 10 saksi, mulai dari pelapor, korban, pihak sekolah, hingga sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian.

Polisi kini tengah menyesuaikan alat bukti yang sudah dikumpulkan. Erick menyebut penetapan tersangka kemungkinan dilakukan dalam waktu dekat.

Kemensos Lakukan Asesmen Korban Kebakaran Gedung Terra Drone

Kemensos Lakukan Asesmen Korban Kebakaran Gedung Terra Drone

Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul

Kementerian Sosial RI (Kemensos) melakukan asesmen terhadap para korban kebakaran Gedung Perkantoran Terra Drone di Jalan Jenderal Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang terjadi pada Selasa (9/12/2025).

“Kemensos akan memastikan asesmen berjalan cepat dan tepat, agar para korban dan keluarga mendapat dukungan yang diperlukan,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Berdasarkan asesmen sementara di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik yang memicu ledakan di lantai dua, kemudian merambat cepat ke seluruh bangunan tujuh lantai tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian.

Hingga sore ini, terdapat 76 korban terdampak, terdiri dari 22 orang meninggal dunia dan 54 orang selamat. Selain itu, satu korban luka berat telah dirujuk ke RS Islam untuk perawatan intensif, sementara korban selamat lainnya menerima layanan medis dari PMI Jakarta Pusat dan Dinas Kesehatan Kecamatan Cempaka Putih.

Akses Jalan Masih Terputus, Prajurit TNI Gerak Cepat Bangun 6 Jembatan Bailey

Akses Jalan Masih Terputus, Prajurit TNI Gerak Cepat Bangun 6 Jembatan Bailey

Akses Jalan Masih Terputus, Prajurit TNI Gerak Cepat Bangun 6 Jembatan Bailey

Prajurit TNI saat ini telah membangun 6 jembatan bailey di wilayah terdampak bencana banjir Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Jembatan tersebut membantu mobilisasi pengiriman bantuan ke wilayah terdampak.

“Jembatan putus, jalan juga terputus sehingga komunikasi ataupun hubungan antarwilayah ataupun kita menyalurkan bantuan dari suatu wilayah ke wilayah lain menggunakan jalur darat tidak bisa. Sehingga solusinya adalah TNI membangun jembatan beiley,” ujar Wakapuspen TNI, Kolonel (Arh) Osmar Silalahi, Minggu (7/12/2025).

Osmar mengungkapkan, sebanyak 6 jembatan bailey itu dibangun oleh prajurit TNI, yakni 3 jembatan dibangun di wilayah Aceh.

‘’Dua  jembatan dibangun di wilayah Sumatera Barat, dan 1 jembatan dibangun di wilayah Sumatera Utara,’’ujarnya.

Saat ini, kata dia, TNI juga tengah membangun 3 jembatan bailey lainnya di wilayah terdampak bencana tersebut.

“Jembatan Bailey sangat membantu masyarakat, sangat membantu TNI juga dalam pendistribusian logistik menggunakan jalur darat,”ujarnya.

Jp500 Login

Kiai Sepuh dan Petinggi PBNU Gelar Pertemuan di Ponpes Tebuireng, Rais Aam Absen

Kiai Sepuh dan Petinggi PBNU Gelar Pertemuan di Ponpes Tebuireng, Rais Aam Absen

Rais Aam PBNU, Kiai Miftachul Ahyar


Pondok Pesantren Tebuireng, mengundang unsur Mustasyar, Syuriyah, dan Tanfidziyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk bersilaturahmi di Ndalem Kasepuhan Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Undangan diteken oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, Kiai Abdul Hakim Mahfudz, dan Kiai Umar Wahid yang bertindak sebagai sohibul hajat. 

Nama-nama di tengah pusaran konflik semuanya diundang. Kiai Miftachul Akhyar, Gus Yahya, dan Gus Ipul juga diundang. Undangan ini dibagi dua. Undangan pertama tertulis ‘Silaturrahim Mustasyar dengan Rais Aam PBNU’.

Namun, Rais Aam PBNU Kiai Miftachul Akhyar dikabarkan memilih tidak hadir dalam forum Silaturahim Mustasyar dengan Rais Aam.

“Saya meminta pertemuan tersebut dilaksanakan di Pesantren Tebuireng. Salah satu yang harus kita ingat adalah para pendiri NU: Kiai Hasyim, Kiai Bisri, dan beberapa kiai lain itu mendirikan NU dengan satu tujuan yang mulia, dengan tujuan kepentingan umat,” ujar Pengagas Acara, Kiai Umar Wahid, dikutip, Jumat (5/12/2025).

Kiai Umar mengharapkan pertemuan tersebut akan membawa kesejukan; tidak hanya untuk Nahdliyin, tetapi juga seluruh rakyat Indonesia.

“Mungkin sebagian besar rakyat Indonesia berharap bahwa NU ini bisa tetap menjadi jangkar. Kita berharap NU bisa jadi jangkar, orang mau agamanya apa, suku bangsanya apa, semuanya ingin NU tetap menjadi jangkar karena sejarah membuktikan bahwa NU sudah bisa menjadi jangkar,”ujarnya.

‘’Masa gara-gara urusan begini, urusan sepele dibanding dengan kebesaran NU, kita jadi ribut,” tambah Kiai Umar.

Forum yang digagas Ponpes Tebuireng melibatkan Mustasyar PBNU, kiai-kiai sepuh, dan jajaran Syuriyah.